Sunday, March 25, 2018

Tiga Tahun ke Belakang

"Better late than never" kalo kata orang-orang hahahaha..

Ini memang agak telat tapi saya mau cerita sedikit dan seingatnya aja tentang perjalanan saya ke beberapa tempat-tempat (beberapa terpencil) yang baru saya kunjungi selama tiga tahun terakhir.

Dieng Plateau 2017

Tahun lalu saya sempat ke Dieng saat libur lebaran sama sepupu saya. Lagaknya semangat banget mau naik Gunung Sikunir. Karena kami mau mengejar sunrise, malam sebelumnya kami sebisa mungkin istirahat lebih awal walaupun sebenarnya kami malah main keluar dulu ke Candi haha! Kami bangun sekitar jam 4 pagi dan langsung mandi (Mandi di jam segini tuh hell banget sih dinginnya tapi saya gakbisa gak mandi >.<). Setelah mandi saya pakai alis dan liptint ala kadarnya saja sambil merem-melek ngantuk-ngantuk lalu ambil tas yang sudah saya siapkan dari malam.

Begitulah, kelihatannya semangat sekali ya, padahal waktu naik, baru sekitar 1 KM aja ngos-ngosannya udah sampe mau mati hahahaha! Tapi it was worth it banget kok. Demi liat sunrise diatas saya gak bakal nyerah 😝


Hasil ngos-ngosan. Pas lihat ini langsung adem, lega, capeknya hilang.






Lampung 2016

Hmm dua tahun lalu saya ke Lampung bertujuan untuk datang ke acara pernikahan saudara sepupu. Datang ke acara nikahan yang berujung keesokannya iseng melosok ke pantai-pantai terdekat dengan om dan sepupu-sepupu saya hehehe. Jujur saya nggak banyak berekspektasi dengan alam di Lampung, tapi siapa sangka ternyata pemandangannya oke juga!

Pertama kami ke Pantai Mutun. Dari Hotel Horison Lampung ke Pantai Mutun itu butuh waktu sekitar 2 jam kalau nggak salah. Yang jelas agak lama karena saya pun sampe ketiduran di mobil. Kedua, kami mampir ke Marines Eco Park, sebuah tempat wisata marinir.

Along The Way to Pantai Mutun




Marines Eco Park
Marines Eco Park (2)
Yak to be honest aslinya kalo lihat pake mata langsung malah lebih bagus daripada di foto. Tadinya kami sempat berniat mau ke Pulau Pahawang sekalian. Tapi apa daya, kami nggak prepare untuk jalan-jalan (karena balik lagi tujuan awal kami sebenarnya untuk ke acara nikahan) 😂, jadi dari segi waktu dan bawaan kami pun sepertinya kurang memadai. Jadi kami putuskan untuk pulang hiks.. Yasudah gapapa lah ya lumayan mampir dikit ke pantai walau sebentar.

Karimunjawa 2015

Bersama om dan saudara sepupu juga, saya pergi ke Karimunjawa di akhir tahun 2015. Sepertinya orang sudah banyak yang tau kalau mau nyebrang ke Karimunjawa bisa ada dua cara, yaitu lewat Semarang dan Jepara. Saya dan saudara-saudara saya naik bus dari Jakarta ke Jepara. Dari Jepara kami nyebrang pakai kapal Feri. Waktu untuk menyebrang dengan kapal Feri saja butuh waktu 4 jam. Itu aja ada yang mabok kapal 😌

Yah walaupun capek di kapal (untung saya nggak mabok) plus capek sebelumnya di bus, sampai sana kami disambut oleh tour guide-nya untuk ke tempat penginapan, makan, dan istirahat sebentar. Setelah itu kami langsung dibawa untuk island hopping. Nah, di hari pertama ini ada satu pulau yang jadi favorit saya banget, namanya Pantai Ujung Gelam, plus sunset-an disana tuh pemandangannya indaaah banget!








Karimunjawa juga bisa jadi salah satu tempat yang oke buat snorkeling atau diving. Pemandangan terumbu karang dan ikan-ikannya itu lhoo ampun deh kece banget bikin gakmau cepet-cepet balik naik ke kapal! Salah dua tempat snorkeling yang bagus itu di Pulau Kecil dan Pulau Gosong.




Masih ada lagi tentang Karimunjawa..

Pemandangan di pagi hari. Saya yang biasanya agak susah bangun pagi, kali ini semangat bangun pagi demi liat pemandangan subuh-subuh yang jarang ada kayak begini 😂

Penduduk lokal menamai tempat ini Bukit Love. Agak geli ya dengernya? Mungkin dinamai begitu karena rata-rata orang yang ke bukit ini langsung jatuh cinta sama pemandangannya.
*Gakmau nebak karena setelah dari sini langsung dapet jodoh, soalnya walaupun habis naik kesana saya tetep gak langsung dapet jodoh*

Karimunjawa itu memang cukup ramai sama pengunjung, tapi tempat ini belum ada sentuhan modern-modernnya sama sekali kayak Bali/Lombok. Listrik hanya menyala di malam hari (18:00 - 6:00). Jadi malam hari itu harus digunakan sebaik mungkin untuk charge HP, Camera, dan Powerbank supaya nggak kesusahan pas pagi sampai sore waktu lagi di jalan-jalan. Internet susah itu sudah pasti. Tapi itu justru yang bikin perjalanan ke Karimunjawa jadi menyenangkan! Benar-benar bisa nikmatin banget alamnya tanpa diganggu notifikasi dari chat atau social media apapun! Hotel pun hanya satu disana dan saya tetap memilih tinggal di rumah warga. Suasana pedesaannya itu sih yang bikin beda. Jadi walaupun lagi jalan-jalan, tapi bener-bener ngerasa kayak penduduk lokal hehehe. Kalau ada kesempatan untuk balik lagi ke Karimunjawa, saya sih mauuuu banget!

Sekilas di Bali

Setelah dari Karimunjawa, saya langsung ke Bali. Perjalanan waktu itu baru bisa dibilang from island to island atau from pantai to pantai hahahaha. Mungkin kelihatannya eneg ya tapi saya sih nggak pernah eneg sama pantai, walaupun saat di Bali saya nggak begitu main di pantai. Tujuan ke Bali juga sebenarnya untuk ketemu keluarga jauh.

Di Bali saya ngapain aja ya? Seingat saya cuma belanja, jalan-jalan di Seminyak sama sepupu-sepupu malam-malam, lalu nyari makan, nyobain fish therapy juga yang sangat sangat bikin kaki geli.

Tapi kalau saya boleh komentar sedikit, Bali waktu itu lebih sepi dibanding sebelumnya waktu saya kesana. Mungkin jaman dulu tempat bagus di Indonesia yang ada di pikiran orang (terutama untuk tahun baru) cuma Bali kali ya, tapi sekarang orang sudah banyak yang mulai explore ke tempat-tempat di Indonesia yang lain. Bahkan supir taksi saya waktu saya mau ke airport untuk pulang bilang "Tahun baru kali nggak kayak biasanya Mbak. Biasanya tourist dan pengunjungnya rame. Ini sekarang lagi sepi dan menurun". Hmm kan bener... Tapi tetep aja budaya di Bali menurut saya masih kental dan itu akan selamanya  jadi daya tarik Bali 😊

Cukup yaaa cerita singkat yang seseingatnya dan seadanya ini muehehe. Semoga saya bisa cepat kembali menulis dan bercerita tentang perjalanan saya ya!

xx,
Yunita

Tuesday, February 06, 2018

A Year Later

Reading my previous blog makes me want to slap myself because I promised myself and everyone to write a special post talking about my university life. The fact is that I didn't get so much time to do that, but of course I do miss writing! Looking back in the past, I still remember when I had graduated from uni and I was strictly ambitious to find a job. Lol! I started working in February 2017 (and I cannot believe that it has been one year I work!). The past one year has been tough to me. It's tough being a freshman, being new, being junior. Yet, aside from it, I'm pleased that I got to know new friends from work (while I could keep maintaining my relationship with my old friends) who have different backgrounds that I could get so many new perspectives! :)

If I have to sum everything I got through in the past one year, I would say 2017 was a new 'thing' for me. It's a moment when I realized that  I was only a 22-year-old kid who just started to know how the world works and fell down for several times at the early age of 23. The good news is that I didn't fall with emptiness. I fell and got up again with lessons that shaped me much better as a person.

Y&R Indonesia Team

I hope 2018 will be much greater for new exciting events, business, lessons, and relationships. Futhermore, I hope I can share more with others and do something more for Indonesia's education and environment (because these two are the issues that I give my concern the most outside my daily office works!).
I also hope I can travel more this year since I have lacked of traveling haha! Oh, and I surely will post about my uni life ;)

Sunday, January 15, 2017

University Life is Over

Wednesday, November 09 2016: the last time I wrote on this blog, not knowing that I was reaching my bachelor's degree exactly in 20 days. Ah, and this reminds me of back when I wrote this post. I wrote a sentence "I don't know why but I optimistically will be graduating as a Bachelor of Communications in just under 5 months". Sorry if it sounds overconfident haha but I did that just to calm myself. There's something magical about that sentence: I graduated 4 months later after I wrote that! I wrote it in July. Then I graduated on November 29th. It's under 5 months! I don't know if it's a coincidence or  meant to be my fate. My sister only told me that it's called "law of attraction". No no. Google it yourself. I'm not discussing it any further :p

I've been very excited about my graduation. Since my college is located in Jatinangor, so I don't need to go back and forth Jakarta-Jatinangor anymore *yeay*. I'm also excited for having done with my dissertation. It was a long, tiring, and emotional journey. Lucky me I could get through it with so much helps from the people around me.

Despite my excitement, I know and I can't be denial that I'm gonna miss all the moments I had during my 4-year university life.
"I've learned one thing, and that's to quit worrying about stupid things. You have four years to be irresponsible here, relax. Work is for people with jobs. You'll never remember class time, but you'll remember the time you wasted hanging out with your friends. So stay out late. Go out with your friends on a Tuesday when you have a paper due on Wednesday. Spend money you don't have. Drink 'til sunrise. The work never ends, but college does..." - Tom Petty
 Again, my sister ever reminded me to enjoy my uni life and not to be too serious. Being a student is great. We can do whatever we like. Whenever we make a mistake, we'll be tolerated just because we are students. It is true and I really enjoyed those days. College life is the last chance for us to be able to play around without having to feel penalized. I met some cool people who are now friends with me, thus I don't regret my college life!

I'm in the time when everyone around me says "Congratulations for finally getting your bachelor's degree!" or "Welcome to the jungle!". (Well, thank this everybody's favorite rock band called Guns N' Roses. If they had not written this song, this phrase would not exist).

Yesss it's true that I am now searching for my own path to get out of this jungle. I've been lost here since I graduated. Yeah, everybody experiences this stage of life though. This could be the reason why we should have enjoyed our college life. It's okay. Getting lost will teach us something in the end. But when we're already at the top, we should never forget and keep reminiscing our college life no matter how good or bad it was :) Yeup, I will always reminisce them. In order not to forget before I'm getting old, I'm going to write some posts about my college gang and also the small town but full of stories called Jatinangor.

Dear friends, let's explore the jungle!

Love,
Yunita Werdiningrum, S.I.Kom

Wednesday, November 09, 2016

Soon To Be A Bachelor. Bismillah

Kalo otak lagi mandek gini nih suka tergiur untuk curhat-curhat gak jelas di blog sendiri. Kalau ada yang nanya kerjaan saya sekarang apa, saya klarifikasi ya: Saya sedang skripsian. Sebenarnya skripsi saya sudah selesai. Cuman yah, masih ada ini itu, kurang ini kurang itu. Belum acc final memang, tapi sudah disuruh sidang sama dosen pembimbing pendamping. Jadi sambil ngerapihin ini itu, sambil ngumpulin syarat administrasi sidang yang ribetnya cukup buat saya melengos dua detik.

Proses skripsian ini kalau dibilang lama nggak, cepat juga nggak. Rasa ingin santai-santai sedikit pastinya ada. Saya tuh ya, dikit-dikit ke kasur, dikit-dikit tarik selimut, dikit-dikit ngebuntel, lalu tidur. He he he. Namun Mama dan Papa saya ambisiusnya bukan main. Setiap hari nanya lewat chat WhatsApp, "Skripsi udah sampe mana?" "Bab 4 nya udah?" "Bab 5 udah?" Di situlah saya bener-bener bosen sebosen-bosennya bosen (woelah lebay amat) karena ditanyain tentang skripsi terus dan di lain sisi sebenernya memang merasa harus bertanggung jawab buat mereka. Emang akhir-akhir ini saya ngerasa banyak ngecewain orang tua terutama Mama. *Tetiba mellow*

Saya seharusnya sudah lulus beberapa bulan lebih cepat dari ini. Tapi karena waktu awal tahun 2016 lagi magang, sedangkan teman-teman banyak yang sudah sidang proposal. Padahal, sebelumnya sudah pernah magang untuk kebutuhan mata kuliah Job Training, tapi ini beda lagi. Saya waktu itu sok ide untuk magang lagi hanya untuk "iseng". Waktu selesai magang itu saya benar-benar langsung urus daftar sidang proposal bulan April dengan niatan tidak mau punya kegiatan apa-apa dulu selain kelarin kuliah. Karena, selama magang itu saya sering banget bolak-balik Jakarta-Jatinangor yang capeknya bikin mau angkat tangan aja. Nyatanya? Nunggu dipanggil sidangnya aja 2 bulan, coy! Selama 2 bulan saya menunggu ketidakpastian dan.. saya gak ada kerjaan apa-apa yang padahal saya bisa ngisi 2 bulan itu dengan sesuatu yang lebih ada benefitnya daripada hanya menunggu. Akhirnya bulan Juni baru sidang proposal. *tepok tangan*. Ya sudah tak apalah. Yang penting alhamdulillah, bersyukur lulus sidang proposal, yang padahal topik sidang proposal saya itu tidak jadi dipakai alias harus diganti karena suatu hal :)

Hiyah.. tiba-tiba jadi ngomongin proses masa-masa skripsian gini. Memang cukup complicated proses perskripsian saya. Tapi seneng sih, bersyukur banget bisa sampe sini. Benar-benar gak bisa berhenti bersyukur. Semoga minggu depan sudah acc final dengan kedua pembimbing dan langsung daftar sidang akhir. Dan yang pastinya, mudah-mudahan dapat keberuntungan diuji oleh dosen-dosen yang kalem haha amiiiiin. Pokoknya mudah-mudahan sidang nanti dilancarkan, mulus tanpa hambatan. Bismillah. Cukuplah curhat-curhatnya. Tunggu yang sabar, ya, untuk postingan selanjutnya: postingan dengan foto saya sedang pegang balon di tangan kanan, menggendong bayi, eh bunga di tangan kiri, dan berselempang sash bertuliskan "Yunita Werdiningrum, S.I.Kom" secepatnya bulan ini. Amin Ya Allah. Tidak bermaksud takabur, tapi tidak ada salahnya kan bersikap optimis.

Doakan saya, ya! *beralih buka file skripsi*

Wednesday, October 19, 2016

Everybody Has Gotten A Flaw, Except Me

Do you think the title sounds selfish? It does and it represents all of us. Why do I say so? Because I will always be with me. You will always think you're right. She will always wanna be self-centered. He sees himself as the most perfect guy. We are obsessed over ourselves.

This could be more like a confidence. Isn't a confidence good for us? It is. We do have to be confident to overcome our own fear. When we've done overcoming them, good things will then follow. Our every single move becomes to take form. The things is, we like to seek other human beings' flaws to be discussed, that are not even necessary and affect our lives. I used not to care of it but as the time passes by I realize something: people tend to look for anything that makes them feel superior. We will look at anybody else as if we were perfect. As if we had got no flaw. Besides, when we talk about others, we unconsciously find out that 'nobody is perfect', the statement we've heard for centuries. But why do people keep on doing it? As I said, people love it to be superior, or they do it because they want to increase their self-esteem.

I've actually got sick of hearing people giving off their sharpest-but-not-so-important comments to other people. I don't mean that I'm clean. I'm not, but I've been aware that talking about others' flaws won't make it to an end. I've seen that the beauty of human beings is actually the flaw that can be their powers to live up to their dreams. I've seen that the human beings who got flaws are the normal ones. I've got flaws and I'm grateful for it. All the people around me are not perfect therefore I don't deserve to talk about their deficiencies that actually have nothing to do with my life. It's hard sometimes, I know. It's also our responsibility to upgrade ourselves as a person. Who doesn't want to go forward anyway? But aren't there so many other ways to lift up ourselves outside of talking about something unimportant coming from someone else's weakness? Or is it just the natural law of being humans to see each of ourselves flawless?

I wondered those questions for a million of nights before sleep, and I finally believe that our ego is controllable. The option is already in front of us: we want to control it or not.

Tuesday, July 19, 2016

A Little Secret

All people, from all generations have the same basic want, called happiness. It's too basic that we sometimes don't understand its form. Funny mankind, aren't we? Hmm well.. Regardless of silly things we do to seek happiness, I found today unexpectedly pleasant.
  • I had nice porridge for breakfast this morning with my friend
  • Today is my first time having a guidance for my mini thesis
  • Despite the fact that my friends and I are currently busy with our own researches, we still could steal time to sit together at the canteen, laughing at our stupid jokes
  • Eating ramen with some friends and it tasted so good
  • It's my last visit to my old boarding house to say a good-bye to Ibu Kostan
  • I saw Ermin (Ibu Kostan's daughter) wearing one of the T-shirts I had given her
  • I got a helping hand from a stranger while I was carrying my heavy items. I declined at first, bcs I felt sorry that I sort of bothered her. But she still forced me to let her help me. Then, I just could thank her
  • I don't know why but I optimistically will be graduating as a Bachelor of Communications in just under 5 months
All of those are felt by me in just ONE DAY! How delightful it is when simple little things have successfully made you happy and more vibrant. See? No need to try hard to be happy. This I can tell.. Everything's just a state of mind. :)

Monday, June 13, 2016

To: M

Your silence speaks pain
You feel tired trying not to look so
It is all reflected from your eyes
You are more than a wonder woman

Please.. wait for me until the day I've done my best comes
To make you proud
To make you tranquil
To entertain you

I may be nothing today if there hadn't been you
Your powerful support has brought me here
And you do it sincerely
You are more than an angel

It's time for me to pay back
Even it's not a penny
It's just what I do
And everything I do, is for you, M.