Wednesday, January 30, 2013

Ekspansi SMAN 48 2013 a.k.a A Little Reunion

Akhirnya! Setelah delapan bulan (8 bulan udah kayak 8 tahun) lamanya tidak bertemu teman-teman SMA, kemarin (Selasa, 29 January 2013) gue melihat wajah-wajah yang gue rindukan itu di tempat yang gue rindukan juga, sekolah.

Tujuan kami kembali ke sekolah itu bukan untuk jadi anak SMA lagi, kok. Bukan untuk reuni juga. Tapi, tujuannya untuk acara semacam bedah kampus atau secara nggak langsung adalah ajang pamer jas almamater (yah, maklum anak baru jadi mahasiswa jadi masih norak-noraknya) yang ujung-ujungnya jadi mendadak reuni -_-'

Waktu di acara ini, gue ikutan nimbrung di stand Unpad (ya emang mana lagi) . Rusuh. Kalo ngeliat stand sebelah kiri, stand UI, sudah jelas stand ini pasti rame. PTN terfavorit se-Indonesia. Dari Sabang sampe Merauke juga semua mau kuliah di UI. Anak-anaknya juga mereka selalu sigap, cepat, dan siap banget menjawab pertanyaan-pertanyaan adek-adek yang antusias sekali ingin masuk UI. Kalo ngeliat ke sebelah kanan, stand Undip, mereka juga oke pake sound system segala yang menghebohkan stand mereka. Tapi kalo Unpad, apa ya? Nggak ada apa-apa. Cuma orang-orang bacot wkwk. Mulai dari narik supaya banyak yang masuk Unpad sampe ngejawab pertanyaan-pertanyaan adek kelas tentang Unpad, yaa pake lelucon jayus seadanya aja. Alhamdulillah ya adek-adek malah jadi terhibur dan ketawa-ketawa akan kejayusan kita ya thank's loh dek kita emang lagi standup comedy. Tapi adek-adeknya jadi ikutan ngejayus juga ya alhamdulillahin lagi aja malah jadi bertukar ilmu kan. Mudah-mudahan ini yang bikin peminat Unpad jadi tambah banyak ya, bukannya menurun -,-







Para penjaga pengrecok stand Unpad yang gue bicarakan plus Jessaya.

Some of Frivole girls :)



UNO Padjadjaran! (Incomplete)

Ini Arifa si Barbie Arab. We have the same alma mater, but we had never met since graduating from high school because our faculties are separated into two places, Dipati Ukur and Jatinangor. In the end, we met again at school -,-

This is  me with my sooo best partner in almost everything Nataya!!!! Calon S.H dari UI dan S.Ikom dari Unpad ({})


Thank you untuk Ekspansi 2013-nya, UNO. See you guys when I see you! :)


Thursday, January 17, 2013

A Message From Mom

My mom once sent me a message via BlackBerry Messanger. I know and I can guess that it wasn't written by herself. She probably got this from her friend or some website on the internet. I'm not really sure where she got this from. What I am really sure is that this is what she's always tried to say to me.

Suatu hari seorang anak gadis berkata pada ibunya:

"Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin seperti ibu. Beri tahu aku caranya.."

Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang ibu menjawab:

"Anakku, untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik.
Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapapun.
Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain.
Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin.
Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu.
Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kotoran batin.

Anakku, jangan sombong akan kecantikkan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Tapi kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian.

Jika kita benar, maka kita tidak perlu marah.
Jika kita salah, maka kita wajib minta maaf.

Janganlah terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa air mata.
Jangan juga terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan.
Jalankan yang saat ini dengan senyuman dan rasa syukur karena hal itu akan membawa keceriaan dan sukacita di hati.

Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kita pedih atau lebih baik.
Setiap masalah yang timbul bisa menguatkan atau menghancurkan hati kita.
Pilihan ada di tangan kita apakah kita akan memilih menjadi pecundang atau pemenang.

Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah.

Kesempatan tidak selalu membuat hidup kita lebih baik, tapi perubahan diri kita yang mengubah segalanya."

Thank you dear Mom for sending me this message that I'll never let a day go on by forgetting it.